I’ve Googled for the lyrics, but failed to find any. So I shall contribute by posting the lyrics here. This is one of my favourite Malay songs of all time; you must understand how much I love it, because I don’t quite listen to Malay songs in the first place.
Contains good advice. Well, how often do you find a good song with good advice? The songs people like to listen to these days are of the rotten black ‘gangsta’ culture and what have you. The sexually-charged trash, the alpha-male humbug… &%#$! Come listen to this humble song instead.
Whenever I hear somebody breaking up and finding a new pacar, I love to sing this song out of context, substituting “Lain” with the old and new names. Try it, it’s good for you!
Sung in non-baku Malay. Pure, unadulterated, virginal Malay language, the way it is supposed to sound. In case some of you have forgotten, a de-baku-ation guide is provided below the lyrics.
Sing along!
S M SALIM
Dulu Lain, Sekarang LainDulu lain… sekarang dah lain…
Dulu bujang… sekarang… dah kahwin…Ha, dah pun kahwin.
Kaf ha wau ya nun:
Kongsi hidup, waktu yang nikmat.
Sehari aja! Lepas tu beban ini.
Dulu cari-cari, dah dapat.
Jagalah baik-baik.Dulu lain, sekarang lain
Dahulu bujang, sekarang dah kahwin
Dulu lain, sekarang lain
Dahulu seorang, sekarang berdua
Dulu lain, sekarang dah lain…Wahai teruna, wahai si dara
Sekarang sudah berumahtangga
Wahai teruna, wahai si dara
Sekarang sudah berumahtanggaBinalah hidup dengan sempurna
Rumahtangga aman bah’gia
Binalah hidup dengan sempurna
Rumahtangga aman bah’gia
Penuh dengan berbudi bahasaHa, dulu seringgit, makan seorang
Sekarang seringgit, makan dua orang
Kalau benih baik, seringgit makan lima orang
Tapi takpa!
Rezeki anak ada!Dulu lain, sekarang lain
Dahulu bujang, sekarang dah kahwin
Dulu lain, sekarang lain
Dahulu seorang, sekarang berdua
Dulu lain, sekarang dah lain…Bilalah sudah berumahtangga
Habislah juga zaman muda
Bilalah sudah berumahtangga
Habislah juga zaman mudaJangan dibuat yang isteri tak suka
Jangan meminta yang suami tak rela
Jangan dibuat yang isteri tak suka
Jangan meminta yang suami tak rela
Tentu selamat rumahtanggaHa, ingat!
Dulu balik lambat, sekarang kenalah balik cepat
Dulu tengok orang dua mata
Sekarang tutup sebelah mata
Aman rumahtanggaDulu lain, sekarang lain
Dahulu bujang, sekarang dah kahwin
Dulu lain, sekarang lain
Dahulu seorang, sekarang berdua
Dulu lain, sekarang dah lain…
Small De-Baku-ation Guide
- Words ending with ‘a’ is pronounced with ‘e’, as in ‘fur’
- Words ending with ‘in’ is pronounced with ‘en’, as in ‘vain’
- Words ending with ‘im’ is pronounced with ‘em’, as in ‘aim’ (just so you get the singer’s name right)
- Words ending with ‘ik’ is pronounced with ‘ek’, as in ‘ache’
- Words ending with ‘it’ is pronounced with ‘et’, as in ‘ate’
- Words ending with ‘up’ is pronounced with ‘op’, as in ‘hope’
(’Words’ above refer to root words, so they apply to the ‘ga’ in ‘jagalah’, where the root word is ‘jaga’, for example.)
OK, that would suffice as a de-baku-ation guide for this song. For more, please consult me personally. I will be glad to help you regain a normal spoken Malay!
